Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Investigasi

Warga Resahkan Galian Tanah di Buludoang Desa Tuju

13
×

Warga Resahkan Galian Tanah di Buludoang Desa Tuju

Sebarkan artikel ini

Truk Tambang Kotori Jalan Poros Jeneponto-Takalar

Example 468x60

SUARACIKAS.MY.ID – JENEPONTO :

Bagi pengguna kendaraan yang melintas di jalan raya poros Jeneponto-Takalar diminta berhati hati dengan jalanan licin dan sedikit berlumpur.

Example 300x600

Pasalnya, di area jalan poros tersebut kondisinya rentan dan berpotensi terjadinya kecelakaan akibat adanya kegiatan penambangan batu gunung dan tanah timbunan.

Truk pengangkut tanah itupun leluasa dan berseliwerang kesana-kemari membawa lumpur sampai ke jalan raya.

Kegiatan penambangan yang dilakoni oknum warga tertentu, sudah berlangsung kurang lebih 10 tahun.

Ironisnya, kegiatan tambang yang mengeruk isi perut bumi itu sudah berulang kali mendapat penggerebekan aparat kepolisian.

Namun, menurut warga yang tidak mau disebut namanya , bahwa setiap kali ada penggerebekan kegiatannya berhenti sementara.

Selang beberapa hari dan merasa situasi telah aman kembali lagi beraktivitas.

Warga setempat, hanya bisa menonton dan mendengar suara bising kendaraan yang keluar masuk di lokasi penggalian yang sangat merusak ekosistem lingkungan.

Pertanyaan, seperti yang ingin diketahui warga bahwa apakah kegiatan tambang ini telah mengantongi izin resmi dari pemerintah ataukah sifatnya ilegal?

Lokasi penggalian tanah timbunan dan batu gunung, hanya berjarak kurang lebih 150 meter dari jalan poros nasional Takalar- Jeneponto  memanjang dari arah timur ke barat sejauh kurang lebih 1 km.

Pemandangan kotor, terlihat jika kita melintasi jalan poros nasional Buludoang Desa Tuju.

Terpantau, kedalaman galiang ada yang sudah mencapai hampir 10 meter dgn lebar bervariasi.

Dengan kondisi tersebut, warga setempat was was datangnya banjir tiba-tiba  ketika hujan lebat turun, terutama rasa kecemasan para orang tua terhadap anak anaknya yng bermain di area genangan air bekas penambangan.

Betapa tidak, dari tragedi dua tahun yang lalu sempat menelan korban anak berusia 10 tahun yglang bermain di kubangan bekas galian tanah.

Warga berharap, jangan sampai nanti terjadi musibah barulah Pemkab Jeneponto atau pihak berkompeten ‘action’ di lapangan dan saling lempar tanggung jawab.

JURNALIS : ANAS

Example 300250
Example 120x600